Praktikum Hybrid
PERALATAN
- 1 buah Access Point Broadband router
- 1 buah Switch
- 7 Kabel UTP CAT 5e konfigurasi straight
- 6 buah komputer
- 5 buah NIC (Network Interface Card)
- 2 buah wireless card adapter
E. LANGKAH PERCOBAAN
Jaringan Kabel (Wired Network)
Untuk membangun wired network, kabel yang digunakan
adalah kabel jenis UTP
(Unshielded Twisted Pair) CAT 5e yang dapat mencapai
kecepatan 100 Mbps.
Untuk menghubungkan dua komputer saja dapat digunakan
kabel UTP dengan
konfigurasi cross, sedangkan untuk menghubungkan tiga buah
komputer atau
lebih diperlukan switch/hub sebagai konsentratornya dan kabel
UTP dengan
konfigurasi straight.
Konfigurasi kabel straight
Untuk menyusun kabel straight ujung-ujung kabel UTP disusun
dengan
urutan warna sebagai berikut mengikuti standard EIA/TIA-568B
kemudian
di crimp dengan konektor RJ-45.
Urutan kabel straight
Konfigurasi kabel crossover
Untuk susunan kabel crossover pada ujung satu menggunakan
standar T-568A dan ujung yang lain menggunakan standar T-
568B
Pada percobaan ini akan disusun jaringan menggunakan tiga buah
komputer
dengan topologi star, dengan topologi sebagai berikut :
Langkah- langkah percobaan :
1. Hubungkan kabel UTP dengan konfigurasi straight dari masing-
masing NIC komputer pada port switch.
2. Setting IP Address pada masing- masing komputer sesuai dengan
Gambar 1 :
a. Pada desktop windows XP klik kanan icon My Network
Places lalu pilih properties
b. Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih properties
c. Pada menu This connection uses the following items pilih
Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik properties
d. pilih Use the Following IP Address
e. Untuk komputer 1 isikan IP Address dengan 192.168.1.2 dan
subnet mask 255.255.255.0 dengan gateway dikosongkan
dan pilih Obtain DNS Server Address automatically
f. Untuk komputer 2 isikan IP Address dengan dengan
192.168.1.3 dan subnet mask 255.255.255.0 dengan gateway
dikosongkan dan pilih Obtain DNS Server Address
automatically
g. Untuk komputer 3 isikan IP Address dengan 192.168.1.4 dan
subnet mask 255.255.255.0 dengan gateway dikosongkan
dan pilih Obtain DNS Server Address automatically
h. Klik OK
3. Test koneksi komputer dari komputer 1 ke komputer 2 dan 3
dengan menggunakan perintah ping
a. Dari komputer 1 klik start lalu pilih run..
b. Ketik : ping 192.168.1.3 untuk mengetes koneksi ke
komputer 2
c. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
d. Ketik : ping 192.168.1.4 untuk mengetes koneksi ke
komputer 3
e. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
4. Test koneksi dari komputer 2 ke komputer 1 dan 3
menggunakan perintah ping
a. Dari komputer 2 klik start lalu pilih run..
b. Ketik : ping 192.168.1.2 untuk mengetes koneksi ke
komputer 1
c. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
d. Ketik : ping 192.168.1.4 untuk mengetes koneksi ke
komputer 3
e. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
5. Test koneksi dari komputer 3 ke komputer 1 dan 2
menggunaka perintah ping
a. Dari komputer 3 klik start lalu pilih run..
b. Ketik : ping 192.168.1.2 untuk mengetes koneksi ke
komputer 1
c. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
d. Ketik : ping 192.168.1.3 untuk mengetes koneksi ke
komputer 2
e. Jika muncul tulisan Repply from .. berarti koneksi telah
berhasil
Jaringan Hybrid (Wired Network dan Wireless Network)
Jaringan Hybrid adalah menghubungkan antara jaringan wired
dan jaringan wireless menggunakan akses point. Untuk
menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless
hubungkan switch dengan port LAN pada akses point.
Topologi Jaringan Hybrid
Pada topologi di atas akses point juga terhubung ke internet
melalui komputer 6 (komputer 6 ini dimisalkan sebagai komputer
gateway yang ada di ISP dan terhubung langsung dengan
internet), sedangkan alamat IP Address 10.122.69.1 dimisalkan
sebagai alamat yang diberikan oleh ISP kepada kita.
Langkah-Langkah Percobaan :
1. Hubungkan komputer 6 pada port WAN Akses point dengan
menggunakan kabel UTP konfigurasi straight.
2. Setting IP Address pada komputer 6 dengan 10.122.69.254
dan subnet mask
255.255.255.0 (caranya sama dengan praktikum A)
3. Dari jaringan yang telah dibentuk dari percobaan A
hubungkan switch ke port LAN akses point dengan cara
menghubungkan kabel UTP konfigurasi straight pada salah
satu port pada switch menuju port LAN akses point
4. Tambahkan default gateway pada komputer 1,2 dan 3
dengan IP Address 192.168.1.1
5. Setting IP address LAN pada wireless Access Point dengan IP
192.168.1.1 dan IP address WAN dengan 10.122.69.1 dengan
subnet mask 255.255.255.0 :
a. Pada komputer yang terhubung dengan switch (bisa
dari komputer 1,2,3) lakukan setting akses point
melalului web browser (bisa menggunakan internet
explorer, mozilla firefox atau lainnya) dengan
mengetikkan http://192.168.1.254 pada Address bar
browser, 192.168.1.254 merupakan alamat default dari
Akses point (lihat manual book / cd)
b. Pada Menu Internet Connection Type pilih Static IP
c. Isikan Internet IP Address dengan IP Address yang
diberikan oleh ISP (Lihat gambar topologi jaringan ).
Pada gambar topologi di atas alamat IP WAN yang
diberikan adalah 10.122.69.1 dan komputer yang
langsung terhubung ke internet adalah 10.122.69.254
(alamat gateway). Sehingga isikan Internet IP Address
dengan 10.122.69.1 dengan subnet 255.255.255.0 dan
alamat gateway dengan 10.122.69.254, Static DNS diisi
dengan alamat DNS yang diberikan oleh ISP, pada
praktikum ini isi dengan 202.46.5.1 dan 202.46.5.2
d. Local IP Address merupakan alamat interface LAN
pada akses point. Isikan dengan 192.168.1.1 dan subnet
mask 255.255.255.0
6. Aktifkan fungsi DHCP Pada Access Point untuk memberikan IP
address secara dinamis pada DHCP Client. Isikan Scope untuk
DHCP Address antara 192.168.1.100 – 192.168.1.150 sehingga
IP Address yang diberikan pada DHCP Client (komputer 2 dan
4) berada pada range tersebut
a. Pada DHCP Server pilih enable untuk mengaktifkan
DHCP Server. DHCP Server ini berguna untuk
memberikan alamat IP secara dinamis pada komputer
yang terhubung secara wireless (dalam hal ini
komputer 4 dan 5)
b. Isikan Starting IP Address dengan alamat IP
awal/pertama yang digunakan untuk komputer
wireless
c. Maximum Number of DHCP Users diisi dengan jumlah
maksimum komputer wireless yang diperbolehkan
untuk terhubung ke akses point
d. Klik Save Setting untuk menyimpan konfigurasi
7. Install Wireless Adapter Pada Komputer 3 dan 4
8. Setting IP Address pada komputer 4 dan 5 secara dynamic :
a. Pada komputer 5 dan 6, klik kanan icon My Network
Places pada dektop lalu pilih properties
b. Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih
properties
c. Pada menu This connection uses the following items
pilih Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik properties
9. Pilih Obtain an IP Address automatically, lalu klik OK
10. Koneksikan komputer 3 dan 4 pada access point dengan
meng-klik icon wireless connection pada system tray windows
dan pilih access point yang dikehendaki lalu klik connect.
11. Test koneksi dari komputer yang terhubung dengan wired
dengan komputer yang terhubung secara wireless (misal dari
komputer 1 ke komputer 4):
a. Dari komputer 4, klik start dan pilih tun
b. Pada Tab Open isikan perintah : command
c. Pada command promp ketik ipconfig untuk melihat ip
address yang diberikan dhcp server kepada komputer
ini.
d. Dari komputer 1 klik start lalu pilih run
e. Pada tab open ketik perintah : ping [ip komputer 4
yang diberikan oleh DHCP Server
f. Jika tampil tulisan Repply from.. maka koneksi ke
komputer 1 berhasil
g. Tetapi jika tampil tulisan request time out maka terjadi
kesalaha n pada saat setting
h. Test koneksi komputer yang lain (komputer 2 ke 5, 3 ke
4, 4 ke 2, dsb)
12. Test koneksi dari komputer wireless menuju komputer wired
(misal dari computer 4 ke komputer 1, komputer 5 ke
komputer 3)
13. Test Koneksi dari komputer wired ke menuju LAN interface
akses point
a. Pada komputer 1,2,3 klik start lalu pilih run
b. Ketik perintah : ping 192.168.1.1
c. Jika tampil tulisan Repply from.. maka koneksi ke LAN
interface akses point berhasil
14. Test koneksi dari komputer wired dan wireless ke alamat WAN
interface dari akses point
a. Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
b. Ketik : ping 10.122.69.1
c. Jika tampil tulisan Repply from.. maka koneksi ke
WAN interface akses point berhasil
15. Test koneksi dari komputer 1,2,3,4, dan 5 ke komputer
gateway internet (komputer 6)
a. Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
b. Ketik : ping 10.122.69.254
c. Jika tampil tulisan Repply from.. maka koneksi ke
computer gateway internet telah berhasil.
Radhika Gala Jatera



